Dr. Anung Sugihantono dilantik sebagai Dirjen P2P Kemenkes

Dipublikasikan Pada : Selasa, 20 Februari 2018, Dibaca : 24 Kali

JAKARTA - Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) melantik empat pejabat tinggi madya dan empat pejabat tinggi pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan di Ruang Leimena Kemenkes, Senin sore (19/2).

 

Ketiga pejabat tinggi madya yang dilantik adalah: 1) drg. Oscar Primadi, MPH sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkes RI; 2) dr. Anung Sugihantono, M.Kes, sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI; dan 3) dr. H. M. Subuh, MPPM, sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan.

 

“Saya ucapkan selamat, semoga Saudara bisa bekerja lebih keras dalam mengemban amanah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan pendekatan keluarga”, tutur

Selengkapnya

Intervensi Khusus di 100 Kab Kota dalam Pencegahan Stunting

Dipublikasikan Pada : Kamis, 15 Februari 2018, Dibaca : 35 Kali

JAKARTA - Saat ini kita dihadapkan pada Beban Gizi Ganda atau sering disebut Double Burden, yang artinya pada saat kita masih terus bekerja keras mengatasi masalah Kekurangan Gizi seperti Kurus, Stunting dan Anemia, namun pada saat yang sama kita juga harus menghadapi masalah kelebihan gizi atau Obesitas.

 

Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki.

 

Penangan

Selengkapnya

Arti Penting Peran Pekerja Perempuan dalam Membangun Keluarga Sehat

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 09 Februari 2018, Dibaca : 53 Kali

JAKARTA - Arti penting peran pekerja perempuan  disebutkan bahwa meski memiliki berbagai peran dan pilihan karir di dalam pekerjaan, perempuan tetap memiliki peran utama yang sangat penting dalam membangun keluarga yang sehat dan mampu melahirkan generasi bangsa yang sehat dan berkarakter.

 

Hal tersebut menjadi bahasan pada kegiatan Seminar Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2018 di Jakarta, Kamis pagi (7/2) yang di buka oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K). Adapun tema bulan K3 nasional 2018 adalah ''Pelaksanaan Budaya K3 Mendorong Terbentuknya Bangsa yang Berkarakter'' dengan sub tema ''Peningkatan Peran Pekerja Perempuan dalam Mewuj

Selengkapnya

Dirjen Kesmas Instruksikan Percepat Proses Pengadaan Tahun Ini

Dipublikasikan Pada : Rabu, 07 Februari 2018, Dibaca : 84 Kali

Jakarta—Dalam kesempatan memberikan arahannya pada acara Konsolidasi Pengembangan  dan Peningkatan Kompetensi SDM Terkait Pengadaan Barang  dan Jasa di lingkungan Ditjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Kemenkes RI, di Hotel  Parkane Jakarta, Senin siang (5/2/2018) lalu, Direktur Jenderal Kesmas, dr.Anung  Sugihantono, M.Kes, yg didampingi Sekretaris Ditjen Kesmas, dr.Kuwart Sri Handoyo, MS memberi aspresiasi dan pengharagaan kepada segenap jajaran yang terlibat pada proses pengadaan barang dan jasa tahun 2017.

 

“Saya sangat memberikan mengapresiasi dan penghargaan kepada KPA, PPK, Bendahara, UKP dan Pokja serta panitia penerimaan hasil pekerjaan yang telah bekerja maksimal dengan penuh tan

Selengkapnya

Penderita Menurun, Status KLB Campak Asmat Dicabut

Dipublikasikan Pada : Selasa, 06 Februari 2018, Dibaca : 76 Kali

Agats, 5 Februari 2018 - Penurunan jumlah penderita campak di Kabupaten Asmat membuat status kejadian luar biasa (KLB) dicabut. Proses pendampingan warga oleh tenaga kesehatan diminta terus dilanjutkan.

''Dengan memerhatikan usul Dinkes Asmat melalui surat Nomor 800/50/Dinkes/2/2018, maka saya nyatakan KLB campak telah berakhir,'' jelas Bupati Asmat Elisa Kambu tepat pukul 20.35 WIT dalam rapat koordinasi di Posko Satgas KLB Campak dan Gizi Buruk Campak.

Pencabutan status KLB tersebut dilakukan karena trennya semakin menurun di RSUD Agats yang tersisa 12 orang. Mereka terdiri dari 9 anak yang dirawat inap akibat gizi buruk dan terkena campak sebanyak 3 anak. Kondisi dinilai makin terkendali d

Selengkapnya

KLB Campak dan Masalah Gizi Buruk Cepat Dipulihkan

Dipublikasikan Pada : Selasa, 06 Februari 2018, Dibaca : 77 Kali

Agats, 5 Februari 2018 - Masa pemulihan kesehatan pasien campak dan gizi buruk yang dirawat di RSUD Agats Kabupaten Asmat, Papua berjalan baik. Penguatan Puskesmas dan kesehatan lingkungan menjadi fokus tindak lanjut Kemenkes berikutnya.

Dokter dari Ikatan Dokter Anak Indonesia Dimas Dwi Saputro, Sp.A., Fathih Juandi Pohan, Sp.A., dan M. Kurniawan T Kadafi Sp.A(K) yang bergabung dalam Flying Health Care (FHC) gelombang I memastikan, kondisi pasien pulih.

''Terlihat dari keadaan umum seperti keluhan berkurang, asupan makan dan minum bertambah, dan kenaikan berat badan mereka,'' jelas Dimas yang bertugas pada 17-25 Januari 2018 lalu.

Dari sisi klinis, menurutnya, respon perbaikan gizi nampak cep

Selengkapnya

Wujud Transparansi Anggaran, Ditjen Kesmas Lakukan Penelaahan DIPA TA 2018

Dipublikasikan Pada : Senin, 05 Februari 2018, Dibaca : 83 Kali

BEKASI - Pengelolaan Keuangan merupakan salah satu kegiatan administrasi utama dalam pemerintah yang menuntut prinsip tata kelola yang baik dan benar, sehingga setiap kegiatan/pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar sesuai ketentuan. Pada Pemerintah Pusat, Pelaksanaan APBN dimulai dengan diterbitkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) TA 2018,  maka DIPA harus segera diterbitkan untuk dibagikan kepada satuan–satuan kerja sebagai pengguna anggaran pada kementerian/lembaga.

 

Dalam kenyataannya satuan-satuan kerja masih ditemukan beberapa kesalahan yang perlu dilakukan perbaikan, upaya perbaikan ini perlu dilakukan pada awal tahun melalui kegiatan penelahan DIPA/POK

Selengkapnya

Apresiasi Kepada Pengelola Program Kesmas Tahun 2017

Dipublikasikan Pada : Minggu, 04 Februari 2018, Dibaca : 78 Kali

BEKASI - Ditjen Kesmas memberikan penghargaan kepada 5 Dinkes Provinsi Terbaik yang mengelola Program Kesehatan Masyarakat TA 2017.

  1. Pengelola Program Kesmas Terbaik 1 Dinkes Provinsi Sumatera Selatan
  2. Pengelola Program Kesmas Terbaik 2 Dinkes Provinsi Kep. Bangka Belitung
  3. Pengelola Program Kesmas Terbaik 3 Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara
  4. Pengelola Program Kesmas Terbaik 4 Dinkes Daerah Istimewa Yogyakarta
  5. Pengelola Program Kesmas Terbaik 5 Dinkes Provinsi Jambi

Penghargaan ini di berikan langsung oleh Dirjen Kesmas dr. Anung Sugihantono, M.Kes beserta Sesditjen dan Direktur di lIngkungan Ditjen Kesmas, pada Pertemuan Penelitian/Penelaahan DIPA Program Kesmas TA 2018 di Bekasi 3 Februar

Selengkapnya

Update Data Komposisi Pangan Indonesia

Dipublikasikan Pada : Minggu, 04 Februari 2018, Dibaca : 84 Kali

JAKARTA - Data komposisi pangan merupakan salah satu alat ukur yang sangat penting untuk menyusun menu dan menilai kecukupan asupan konsumsi pangan individu dan kelompok dalam satu wilayah maupun negara baik pada kondisi sehat maupun sakit. Dengan adanya data yang terstandar, masyarakat dapat memiliki cukup informasi dalam memilih dan mengkombinasikan pangan sehat menurut kandungan gizinya.

 

Hingga saat ini data komposisi pangan di Indonesia masih terus dikembangkan. Pada akhir tahun 2017 telah dihasilkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) yang merupakan pengembangan dari TKPI tahun 2009, dengan melengkapi nilai gizi dari TKPI 2009 yang belum memiliki nilai atau masih kosong, mengguna

Selengkapnya

Cegah Stunting Dengan Menjaga 1000 hari Pertama Kehidupan

Dipublikasikan Pada : Kamis, 25 Januari 2018, Dibaca : 102 Kali

JAKARTA---Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes ketika membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI pada workshop peringatan Hari Gizi Nasional ke-58 Tahun 2018 yang diselenggarakan di gedung Auditorium Siwabessy Kementerian Kesehatan Jakarta, mengajak masyarakat untuk cegah stunting dengan menjaga 1000 hari pertama kehidupan.

Diungkapkan bahwa Stunting (anak kerdil) adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir,  akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

 

Selengkapnya