STBM Award 2018, Apresiasi Kepada Daerah Berprestasi Mengelola Sanitasi

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 19 Oktober 2018, Dibaca : 27 Kali

JAKARTA - Tahun 2018 menjadi tahun permulaan diberikannya penghargaan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Berkelanjutan kepada wilayah yang telah mencapai 100% pilar STBM.

 

STBM  Award merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Rakornas STBM 2017 tentang kerjasama 5 (lima) kementerian dalam penuntasan akses sanitasi masyarakat. Award ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah berhasil pada pilar 1  STBM serta mengupayakan keberlanjutannya.

 

Dengan adanya STBM Berkelanjutan Award, diharapkan akan menjadi pemicu bagi daerah lainnya untuk mencapai target STBM dan melahirkan banyak inovasi untuk percepatan Universal Akses 2019 maupun SDG’s 2030.

 

Terdapat 2

Selengkapnya

Kebijakan Kemenkes Dalam Memberi Bantuan Susu Formula Kepada Korban Gempa Donggala

Dipublikasikan Pada : Selasa, 16 Oktober 2018, Dibaca : 28 Kali

JAKARTA--Pemberian susu formula bayi pada situasi darurat dan bencana lainnya tidak boleh sembarangan karena terbatasnya sarana untuk menyiapkannya, seperti air bersih, alat masak, botol steril, dan lainnya ditempat pengungsian. UNICEF (Badan Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahaya pemberian susu formula di pengungsian yang disajikan tak sesuai prosedur dapat berdampak diare pada bayi.

Seperti yang dilansir berita-Antara, kasus di Bantul Yogyakarta, setelah mengalami gempa bumi menunjukkan kalau 25 persen anak di bawah usia 2 tahun terkena diare karena meminum susu formula. Karena itu, sebaiknya jangan asal memberi bantuan susu formula

Selengkapnya

Dirjen Kesmas, Sebutkan 10 Prioritas Program Kesmas Pada Tahun Anggaran 2019

Dipublikasikan Pada : Kamis, 11 Oktober 2018, Dibaca : 76 Kali

JAKARTA--Kementerian Kesehatan dalam menerjemahkan 3 program dari agenda ke-5 Nawacita presiden yakni Indonesia Pintar, Indonesia Sehat dan Indonesia Kerja telah menetapkan rencana strategis 2015-2019, yang memiliki tujuan utamanya adalah meningkatkan status kesehatan masyarakat dengan fokus pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), bayi berat lahir rendah (BBLR) dan peningkatan rumah tangga dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

 

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr.Kirana Pritasari,MQIH ketika memberi arahan pada pembukaan acara Pertemuan Reviu Perencanaan Anggaran Tahun Anggaran 2019, pada Rabu sore (10/10.2018) kemarin.

 

Sel

Selengkapnya

Dirjen Kesmas Blusukan di Puskesmas Kalumpang, Kota Ternate

Dipublikasikan Pada : Selasa, 09 Oktober 2018, Dibaca : 45 Kali

TERNATE - Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr.Kirana Pritasari, MQIH seusai membuka pertemuan penguatan Binaan Wilayah Pelaksanaan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang digelar di hotel Grand Daffan-Bela Hotel, kota Ternate pada Jumat sore (5/10/20180), pada keesokan harinya menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke Puskesmas Kalumpang yang berada di Jalan Kaka Ade, Keluarahan Kalumpang, Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara.

 

Dirjen yang didampingi Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Eni Gustina, MPH dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr.Idhar Sidi Umar setibanya di puskesmas langsung blusukan ke tiap ruangan pelayanan yang ada di puskesmas tersebut.

Selengkapnya

Dirjen Kesmas Menerima Kunjungan Kakorlantas Untuk Mendiskusikan Tentang Road-Safety

Dipublikasikan Pada : Kamis, 04 Oktober 2018, Dibaca : 37 Kali

JAKARTA--Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr.Kirana Pritasari, MQIH didampingi Direktur Kesehatan Kerja & Olahraga, dr.Kartini dan Direktur Kesehatan Lingkungan, Dr.Imran, menerima kunjungan dari Korp Lalu Lintas yang dipimpin oleh Kepala Korp Lalulintas (Kakorlantas),  Irjen Pol Refdi Andri untuk melakukan koordinasi tentang keselamatan di jalan raya (Road-Safety).

 

“Kami datang untuk mendapat gambaran tentang program di Ditjen Kesmas yang berkaitan keselamatan di jalan raya untuk dijadikan referensi dalam sosialisasi pelaksanaan di lapangan”, ujar Refdi, menyampaikan maksud kedatangan mereka Kantor Kementerian Kesehatan. RI, pada Kamis pagi (4/10/2018).

 

Pada kesempatan itu, Dir

Selengkapnya

Perkuat Tanggap Darurat Gempa Sulteng, Ditjen Kesmas Kirim Bantuan

Dipublikasikan Pada : Rabu, 03 Oktober 2018, Dibaca : 187 Kali

Jakarta--Gempa dan tsunami yang telah mengguncang dan menerjang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) lalu, Kementerian Kesehatan RI langsung segera mengirimkan bantuan obat-obatan dan juga tenaga kesehatan (Nakes). Tenaga kesehatan yang diberangkatkan ke lokasi bencana masing-masing dari RSUP Kandouw, Menado, RSUP dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar, RS.dr.Tadjuddin Chalid Makassar, ditambah 30 Nakes Nusantara Sehat dan Tim dari PSC 119-BSB, yang terlebih dahulu akan mereka lakukan untuk fokus dalam krisis penanggulangan bencana di sana.

 

Sementara itu untuk memperkuat Tim Kesehatan, dari  Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas) telah menyiapkan

Selengkapnya

Berita Duka, Kepala BKOM Bandung Meningal Dunia

Dipublikasikan Pada : Senin, 01 Oktober 2018, Dibaca : 398 Kali

Jakarta – Innalillahi wainnailaihi roojiuun, pada Sabtu siang (29/9/2018) Kepala Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM), dr. Bambang Setia Sutrisno, telah berpulang ke Rahmatullah.

Menurut kabar yang diterima dari Kasubag TU BKOM Bandung, Silvia Anggraeni, menyebut dr. Bambang meninggal akibat serangan jantung saat dalam perjalanan menuju Karawang pada Sabtu pagi. Pada saat itu juga langsung dilarikan ke RS Fikri Medika Karawang, namun tak tertolong.

 

Almarhum sebelum menjadi Kepala BKOM, pernah menjabat sebagai Kasub.Bag.Data & Informasi di Setditjen Bina Kesmas. Setahun kemudian berpindah ke Dit.Kesjaor, menjabat sebagai Kasie Standarisasi Kedokteran Kerja. Sebelum menjadi Kepala BK

Selengkapnya

Anggap Darurat Gempa di Sulteng, Kemenkes Kirimkan Bantuan Tenaga Kesehatan dan Obat-obatan

Dipublikasikan Pada : Senin, 01 Oktober 2018, Dibaca : 70 Kali

Jakarta - Gempa dan tsunami telah mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan segera mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan sejak kemarin, dan hingga saat ini masih ada tenaga kesehatan (Nakes) yang masih dalam perjalanan.
 
Tenaga Kesehatan dari RSUP Kandouw, sebanyak 9 orang akan berangkat via udara ke Gorontalo jam 16.30 WITA hari ini, setelah itu dilanjutkan menuju Palu melalui jalan darat. Ada juga 30 Nakes Nusantara Sehat yang akan berangkat ke Sulteng, mereka akan difokuskan dahulu dalam krisis penanggulangan bencana di sana.
 
Saat ini juga tim gabungan dari RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, Ma
Selengkapnya

Surat Hoax Pendataan Tenaga Medis

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 28 September 2018, Dibaca : 50 Kali

Jakarta, 27 September 2018

 

Terkait dengan adanya surat edaran palsu mengenai Pendataan Tenaga Medis dan Non Medis di RS yang mengatasnamakan Kepala Pusat Data dan Informasi, kami mohon Bapak/Ibu dapat bekerja sama untuk menayangkan peringatan terkait surat edara palsu tersebut di website unit masing-masing (link berita terlampir di surat).
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih

Surat terlampir

Selengkapnya

Lebih Dari 200 Penyakit Ditularkan Melalui Makanan

Dipublikasikan Pada : Kamis, 27 September 2018, Dibaca : 83 Kali

Jakarta - Dari distribusi KLB Penyakit dan Keracunan pangan pada tahun 2017, yang tertinggi adalah akibat keracunan pangan hingga mencapai 23 persen. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Kementerian Kesehatan RI, dr.Kirana Pritasari MQIH, saat jumpa awak media nasional di Hari Peringatan Kesehatan Lingkungan Sedunia 2018 yang digelar di gedung Kemenkes Jakarta, pada Rabu pagi (26/9/2018).

 

Ia paparkan, penyakit menular atau keracunan yang disebabkan oleh mikroba atau agen ini masuk ke dalam badan melalui makanan yang dikonsumsi.

 

WHO menyebutkan lebih dari 200 penyakit ditularkan melalui makanan yang dikonsumsi. Baik yang akibatnya akut atau ketika dik

Selengkapnya