Peringatan kesehatan dan Informasi Kesehatan pada Produk Tembakau

Dipublikasikan Pada : Kamis, 10 Januari 2019, Dibaca : 206 Kali  

Jakarta - Lebih dari sepertiga penduduk Indonesia merupakan perokok, jika bicara angka, hal itu tentu tidak mengherankan, mengingat merokok sudah dianggap hal yang “wajar” di kalangan masyarakat, meski hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Namun, yang paling mengejutkan dari jumlah perokok di Indonesia adalah, fakta bahwa perokok tidak hanya disumbangkan oleh orang dewasa saja, anak-anak di bawah umur pun turut menjadi penyumbang angka perokok yang cukup besar di Indonesia.

 

30 persen anak Indonesia mulai merokok bahkan sebelum genap berusia 10 tahun. Diperkirakan jumlahnya mencapai 20 juta anak, dan terus naik tiap tahunnya. Dari fakta tersebut, kerugian akibat rokok tak hanya diderita oleh individu dan orang-orang di sekitarnya, negara melalui setiap program jaminan kesehatannya pun harus turut menanggung kerugian akibat sikap tak acuh perokok dari risiko penyakit yang ditimbulkan.

 

Berdasarkan permenkes No. 56 Tahun 2017, paling lambat 11 Januari 2019 menjadi batas pergantian peringatan kesehatan dan informasi kesehatan pada kemasan produk tembakau. (bgs)

 

info video informasi