Promkes itu, Bukan Hanya Penyuluhan Saja

Dipublikasikan Pada : Minggu, 31 Januari 2016, Dibaca : 1643 Kali  

Irmawati Pasaribu, SE, M.Si, Kasub,Bag, Tata Usaha, Dit.Promosi Kesehatandan Pemberdayaan Masyarakat (foto HUMAS/fey)

BATAM---Promosi Kesehatan (promkes) itu bukan hanya penyuluhan saja, tetapi juga mencakup perubahan perilaku, ikut mendorong lingkungan yang kondusif untuk hidup sehat, dan juga ada aspek politik dan ekonomi di dalamnya. Hal ini dituturkan oleh Irmawati Pasaribu, SE, M.Si, Kasub,Bag, Tata Usaha, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, pada kesempatan memberikan paparan di hadapan peserta acara pertemuan Rapat Koordinasi Program Kesehatan Masyarakat Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2016 yang berlangsung Kamis hingga Sabtu (28-30/1), di hotel Allium, Batam, yang dihadiri peserta dari dinas kabupaten kota serta Puskesmas di provinsi Kepuauan Riau.

Lebih jauh Irma beberkan, upaya promosi kesehatan ada pada setiap level. Sasaran promosi kesehatan pada tingkat pelayanan promotif, adalah pada kelompok orang sehat, dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan kesehatannya.

Sasaran promosi kesehatan pada preventif adalah kelompok yang berisiko tinggi, misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui, para perokok, kelompok obesitas/kegemukan. Tujuan promosi kesehatan pada tingkat ini adalah untuk mencegah kelompok-kelompok tersebut agar dak jatuh sakit atau terkena sakit (primary prevention).

peserta pertemuan Rakor Program Kesmas Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (foto HUMAS/fey)

Selanjutnya, kata Irma, Promosi Kesehatan pada tingkat kuratif sasaranya adalah para penderita penyakit (pasien), terutama penderita penyakit kronis seperti asma, diabetes mellitus, tuberculosis, dan sebagainya. Tujuannya agar kelompok ini mampu mencegah penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah.

Promosi kesehatan pada tingkat rehabilitatif, mempunyai sasaran pokok yaitu kelompok penderita atau pasien yang baru sembuh dari suatu penyakit. Tujuannya agar mereka segera pulih kembali kesehatannya, dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin.

“Dengan kata lain, promosi kesehatan pada tahap ini adalah pemulihan dan mencegah kecacatan akibat penyakitnya.” Ujar Irma mengakhiri paparannya.-(fey)-