Laporan Akuntabilitas Kinerja (Lakip) Dit Kesehatan Ibu Tahun 2015

Dipublikasikan Pada : Rabu, 03 Februari 2016, Dibaca : 1682 Kali  

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Direktorat Bina Kesehatan Ibu tahun 2015, merupakan sarana untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja Direktur Bina Kesehatan Ibu beserta jajarannya kepada Menteri Kesehatan RI, dan seluruh pemangku kepentingan baik yang terkait langsung maupun tidak langsung sekaligus menyampaikan proses pencapaian hasil, permasalahan utama, upaya pemecahan permasalahan dan strategi keberhasilan yang dapat dijadikan pembelajaran pada perencanaan kedepan. Selain itu LAKIP Direktorat Bina Kesehatan Ibu juga merupakan wujud pertanggungjawaban atas visi dan misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan di dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019 dan Rencana Kinerja Tahun 2015.

Mengacu pada Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019, sasaran hasil Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak yaitu Meningkatnya ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi seluruh masyarakat.

Untuk mencapai sasaran hasil tersebut, maka kegiatan yang akan dilakukan salah satunya adalah Pelayanan Kesehatan Ibu dan Reproduksi dengan output: Meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi.

Untuk menilai pencapaian output tersebut pada tahun 2015, Menteri Kesehatan telah menetapkan 4 (empat) indikator sebagai alat pengukuran kinerja, yaitu : Persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (cakupan PF) sebesar 75%; Persentase Puskesmas yang melaksanakan kelas ibu hamil sebesar 78%; Presentase Puskesmas yang melakukan orientasi program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi sebesar 77% dan Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan antenatal minimal 4 kali (K4) sebesar 72%.

Keempat target indikator kinerja kegiatan Direktorat Bina Kesehatan Ibu pada tahun 2015 telah dapat dicapai, yaitu cakupan PF 78,43% dari target 75%, cakupan Puskesmas yang melaksanakan kelas ibu hamil 86,92% dari target 78%, cakupan Puskesmas melakukan orientasi P4K 79,60% dari target 77% dan cakupan pelayanan antenatal minimal 4 kali (K4) sebesar 83,39% dari target 72%.

Pada aspek keuangan, realisasi anggaran bersumber dana APBN anggaran kantor pusat yang telah dilaksanakan Direktorat Bina Kesehatan Ibu pada tahun 2015 sebesar 88,97%, dan APBN Dana Dekonsentrasi Kegiatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Reproduksi Tahun 2015 sebesar 64,87%. Sedangkan rata-rata realisasi anggaran pendukung bersumber dana hibah luar negeri (UNFPA, UNICEF, dan WHO) yang telah dilaksanakan Direktorat Bina Kesehatan Ibu pada tahun 2015 sebesar 99,80%. (red)