Ditjen Bina Gizi & KIA Telah Membentuk UPG

Dipublikasikan Pada : Rabu, 04 Februari 2015, Dibaca : 910 Kali   Jakarta-- Pada acara penandatangan komitmen bersama pelaksanaan reformasi birokrasi untuk melaksanakan pembangunan kesehatan yang  baik, bersih dan melayani  oleh  seluruh pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA, terungkap bahwa Ditjen Bina Gizi dan KIA telah membentuk Unit Pengendali Gratifikasi (UPG).

Slide7

Hal ini seperti yang disampaikan Sesditjen Bina Gizi dan KIA, dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS ketika membacakan laporannya pada penyelenggaraan acara tersebut. “Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pengendalian Gratifikasi, Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA telah membentuk Unit Pengendali Gratifikasi berdasarkan Keputusan Dirjen Bina Gizi dan KIA nomor HK.02.03/BI.2/2106/2014 tanggal 16 Juli 2014” ungkap dr.Kuwat .

Slide6

Lebih lanjut, Sesditjen berharap agar seluruh pegawai di Lingkungan Ditjen Bina Gizi dan KIA dapat memahami, mencegah dan menanggulangi Gratifikasi di lingkungan Kementerian Kesehatan secara cepat dan tepat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Kedepan, Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) ini wajib dibentuk di masing-masing unit eselon II sesuai dengan Permenkes nomor 14 Tahun 2014”, tambah Sesditjen. Acara  penandatangan komitmen yang berlangsung di Aula Siwabessy gedung Kemenkes Jakarta, pada tanggal 2 Februari 2015 lalu itu,  dilaksanakan oleh pejabat Eselon I, seluruh Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan para pegawai di lingkungan Ditjen Bina Gizi dan KIA. “Dengan komitmen ini semoga kita dapat bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dengan baik, benar, dan melayani dengan semangat reformasi birokrasi”, demikian Sesditjen menutup laporanya.

@fey-