Pencanangan Outbreak Response On Inmunization (ORI) Difteri

Dipublikasikan Pada : Rabu, 25 Februari 2015, Dibaca : 1599 Kali  

Padang (20/2) – Menteri Kesehatan RI, dr Nila F Moeloek, SpM(K) didampingi Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, dr Anung Sugihantono, MKes melanjutkan lawatannya di Sumatera Barat menuju Kab Padang Pariaman. Menkes singgah di Posyandu Flamboyan I yang terletak di Balai Wali Nagari Parit Malintang.

Menkes RI didampingi Dirjen Bna Gizi dan KIA serta Dirjjen P2PL Menkes RI didampingi Dirjen Bina Gizi dan KIA, dr Anung Sugihantono,MKes beserta Dirjen P2PL

Menkes melihat proses pelayanan Posyandu dari meja 1 hingga Meja 5, sekaligus menyaksikan pemberian imunisasi Difteri yg dilakukan oleh petugas puskesmas. Lima belas menit di Posyandu, Menkes melanjutkan perjalanan menuju kantor Bupati Padang Pariaman.

Tiba dikantor Bupati Padang Pariaman Menkes disambut meriah tarian khas padang pariaman dan upacara penyambutan.

Dilanjutkan dengan penanaman pohon dan Pencanangan Outbreak Response On Inmunization (ORI) Difteri sekaligus Menkes melaksanakan Pencanangan Program Padang Pariaman Sehat.

 

Bupati Padang Pariaman memaparkan bagaimana keadaan Outbreak Difteri di wilayahnya dan menyampaikan apresiasi yg sebesar - besarnya kepada Menkes yang mau hadir ditengah-tengah masyarakat Padang Pariaman, dan juga disampaikan tentang keberhasilan dari Program Padang Pariaman Sehat.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan indikator keberhasilannya yaitu dengan tidak ada satupun keluhan baik langsung atau sms kepada Bupati tentang masalah dan pelayanan kesehatan di kab. Padang Pariaman.

 

Pada arahannya pada acara pencanangan ORI Difteri, Menkes menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Padang Pariaman yang dengan gigih mempimpin dan mengawal secara langsung ke lapangan untuk program Padang Pariaman Sehat.

Menkes menambahkan Pencanangan ORI difteri ini sebagai upaya preventif untuk menambah kekebalan tubuh terutama pada  bayi dan anak anak supaya tidak mudah terserang penyakit.

photo 2

Selain itu, perhatian kepada para manula juga menjadi penting supaya tetap produktif, sehingga tidak menjadi beban kepada pemerintah daerah.

Juga perlu ditambahkan pola konsumsi makanan sayur dan buah, supaya menjadi lebih sehat.

Terakhir menkes menanggapi ttg RS yang ada di Kab Padang Pariaman, bahwa ide atau konsep ttg RS khusus Trauma bencana akan dipikirkan dan dibicarakan di pusat, hal ini dianggap penting karena daerah Sumatera merupakan daerah rawan bencana.