Pertemuan Koordinasi Teknis Kesehatan Kerja dan Olahraga Tahun 2014

Dipublikasikan Pada : Senin, 21 April 2014, Dibaca : 1243 Kali  

IMG_9541

Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan Kerja dan Olahraga merupakan kegiatan koordinasi kesehatan kerja dan olahraga antara pusat dan daerah yang dilakukan secara rutin setiap tahun. Tujuan dari dilaksanakannya pertemuan koordinasi ini adalah untuk memperkuat pengelolaan program kesehatan kerja dan olahraga di berbagai tingkatan. Di samping juga perlunya persamaan persepsi antara pusat dan daerah serta unit pelaksana teknis dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan kerja dan kesehatan olahraga.

Dilaksanakan di Hotel Horison Bekasi pada tanggal 14 – 17 April 2014, pertemuan ini dihadiri oleh peserta dari Dinas Kesehatan di 34 Provinsi, 5 Balai Kesehatan Kerja Masyarakat (BKKM), 12 Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM), dan juga praktisi kesehatan kerja dan olahraga.

Pada kesempatan ini, Dirjen Bina Gizi dan KIA, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, yang membuka acara secara resmi, menyatakan bahwa “Tujuan jangka pendek dan panjang kesehatan kerja & olahraga adalah meningkatnya kebugaran, kesehatan dan keselamatan kerja serta daya saing yang berkualitas”. Lebih lanjut lagi beliau menyampaikan “Perlu perhatian dalam melakukan pelaksanaan teknis di daerah antara lain: wahana dan sasaran capaian dan konteks kebersamaan dalam hal ini adalah sumber daya pada pemerintah daerah Provinsi hingga puskesmas.”

Salah satu pembahasan utama pada Rakontek Kesja & Olahraga Tahun 2014 ini adalah pencapaian kegiatan kesehatan kerja dan olahraga di tahun 2013 – Maret 2014. Dimana fokus program kesehatan kerja, olahraga dan perkotaan tahun 2014 diantaranya adalah Jabatan Fungsional Pembimbing Kesehatan Kerja, Penguatan Layanan Primer kesehatan kerja, Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP), Peningkatan Kesehatan Nelayan, Implementasi K3 perkantoran dan Pembinaan Kebugaran Jasmani pekerja, calon jemaah haji dan anak sekolah serta model peningkatan kesehatan di kawasan kumuh miskin perkotaan.

IMG_9953

Di tingkat dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota telah ada kesepakatan bersama untuk melaksanakan dan mengembangkan kesehatan kerja sehingga dapat menjadi dorongan moral sekaligus adanya komitmen dan kemauan di tahun-tahun berikutnya. Namun demikian, selama ini masih dirasakan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan Program Kesehatan Kerja, diantaranya adalah dukungan APBD belum ada (relatif masih sangat kecil), struktur organisasi/penanggung jawab Program Kesehatan Kerja di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas khususnya belum ada, sistem pencatatan dan pelaporan data Kesehatan Kerja belum berjalan dengan baik, koordinasi lintas sektor dan program terkait masih kurang dan pembinaan terhadap Klinik Perusahaan belum optimal. Melalui hasil kesepakatan dan rekomendasi yang diperoleh

dari Rakontek Kesjaor tahun 2014 ini, diharapkan kendala-kendala tersebut dapat teratasi sehingga pencapaian kesehatan kerja dan olahraga.