Kunjungan Kerja Dirjen Bina Gizi dan KIA ke Provinsi Sulawesi Utara

Dipublikasikan Pada : Rabu, 29 April 2015, Dibaca : 1821 Kali   dirjen Bina Gizi dan KIA sedang menimbang  di posyandu cerdas Dirjen Bina Gizi dan KIA mengunjungi posyandu cerdas

27/4 – Manado Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak dr. Anung Sugihantono, M.Kes didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Manado dr Liesye Grace Punuh, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Ketua PKK Propinsi Manado dan Ketua Posyandu Cerdas ,27/4 mewakili Menteri Kesehatan Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K) melakukan kunjungan kerja ke wilayah Propinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Posyandu Cerdas yang terletak di kelurahan Bahu, dimana Posyandu ini merupakan salah satu dari 15 Kabupaten/Kota terpilih yang menjadi Upaya Kesehatan Berbasis masyarakat dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar .

"posyandu merupakan langkah awal untuk mengimplementasikan dalam menghadapi revolusi mental, kegiatan posyandu mefokuskan unsur yes, KIA, KB, Gizi, Imunisasi, deteksi dini dan pendidikan, outputnya anak yang sehat anak yang mulia”, ujar Dr Anung. Manado mulai melaksanakan integrasi program untuk mempersiapkan generasi baru yang cerdas dan mandiri.

Dirjen Bina Gizi dan KIA juga menyerahkan MP- ASI secara simbolis dilanjutkan dengan penijauan lapangan melihat langsung proses pelayanan di posyandu.

foto bersama dengan pegawai  Puskesmas  Bahu foto bersama dengan pegawai Puskesmas Bahu

Usai melakukan kunjungan ke posyandu Dirjen Bina Gizi dan KIA beserta rombongan menuju puskesmas Bahu yang terletak di Kecamatan Malalayang Kota Manado, didampingi oleh kepala Puskesmas Bahu dr. Jantje A. Masengi, Dirjen meninjau lapangan. Didapatkan hasil laporan jumlah bumil 557 , K1 517 target 92,5%, K4. 515 target 95,5 %, AKB dari 0 dari 507 kelahiran hidup. AKI di wilayah kerja Puskesmas bahu nol dari 507 kelahiran hidup. Beberapa catatan Dirjen yang harus ditindak lanjuti adalah pembenahan pencatatan ibu hamil dan bersalin, serta pemanfaatan vaksin imunisasi sekaligus pengunaan cold chain-nya.

Dalam kunjungan ke rawat inap dr. Anung sempat berdialog dengan seorang ibu yg melahirkan pada tanggal 26 April 2015, sekaligus memberikan pesan agar Buku KIA dibawa setiap pemeriksaan dan kunjungan ke posyandu. Buku KIA juga harus terus disimpan sebagai salahsatu persyaratan masuk sekolah.

Dir Jen Bina Gizi dan KIA sedang berdialog dengan pasien Dir Jen Bina Gizi dan KIA sedang berdialog dengan pasien

Di hari ke dua kujungan Dirjen Bina Gizi dan KIA ke Manado International School yang di tahun 2015 ini berubah nama menjadi Manado Independent School (MIS) sekolah yang

foto bersama dengan siswa siswi MIS foto bersama dengan siswa siswi MIS  

terletak di Desa Kolongan Kabupaten Minahasa Utara Propinsi Manado mempunyai 1000 siswa dari KB, TK sampai SMA ini memiliki kantin sehat, serta menerapkan sarapan sehat setiap pagi. Dirjen melihat siswa siswi dari mencuci tangan, sampai kegiatan sarapan sehat bersama dan senam bersama. Di akhir kunjungan dirjen menyerahkan cinderamata berupa Media KIT yang diterima oleh Kepala Sekolah MIS .

Pr-hums