Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Kementerian Kesehatan

Dipublikasikan Pada : Senin, 05 May 2014, Dibaca : 1564 Kali   Bertempat di Kridaloka Senayan Jakarta, tanggal 27 April 2014 telah diselenggarakan pemeriksaan kebugaran jasmani dengan menggunakan Metode Rockport 1,6km. Pemeriksaan ini dikoordinir oleh Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga bekerjasama dengan ASKI, UNJ, Poliklinik Kemenkes dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO).

kebugaran 1

Menteri Kesehatan RI, dr Nafsiah Mboi, SpA didampingi Dirjen Bina Gizi dan KIA, dr Anung Sugihantono,MKes, berkesempatan melepas rombongan peserta di garis start. Hadirnya Ibu Menkes turut memberi semangat kepada para peserta. “Ayo semangat” teriak bu Menkes. Hal ini dicontohkan sendiri oleh ibu Menkes yang masih terlihat semangat, sehat dan bugar di usianya sekarang, karena ibu menkes yang selalu menjaga pola hidup sehat, baik dari segi makanan sehat dan aktifitas fisik.

kebugaran 2

Pemeriksaan dimulai dengan mengisi Par-Q test yang berisi 9 pertanyaan untuk mengetahui apakah peserta  layak mengikuti tes kebugaran atau tidak. Selanjutnya peserta diarahkan untuk melaksanakan pemeriksaan TD, nadi, BB dan  deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Juga disediakan layanan konsultasi Gizi yang dikoordinir oleh Direktorat Bina Gizi.

kebugaran 3

Hadir dalam kegiatan ini 504 orang pejabat dan staf  Kementerian kesehatan. Dari jumlah peserta yang mengisi Par-Q test sebanyak 339 orang, hanya 324 layak yang layak mengikuti test kebugaran jasmani. Saat ini masih banyak pegawai yang  terlalu sibuk dengan tugasnya masing-masing dan tidak mengetahui manfaat meningkatkan aktivitas fisik maupun cara melakukan latihan fisik/olahraga yang bermanfaat bagi tubuhnya. Sementara itu Kementerian Kesehatan RI sebagai pusat informasi kesehatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat sudah mengembangkan upaya kesehatan olahraga untuk menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan produktivitas pejabat maupun karyawan.

kebugaran 4

Maka itu dengan adanya pemeriksaan kebugaran jasmani diharapkan para pegawai mengetahui tingkat kebugaran jasmani masing-masing dan meningkatkannya melalui kegiatan senam Jumat dan memanfaatkan pusat kebugaran jasmani (fitness center) di Kementerian Kesehatan. Dengan melaksanakan program latihan fisik sesuai kaidah kesehatan yaitu latihan fisik yang baik, benar, teratur dan terukur umtuk peningkatan produktivitas kerja. (Humas Gizikia)