Kemitraan MSD, Project Hope dan Yayasan Kusuma Buana dalam Mendukung Gerakan Pekerja Perempuan Seha

Dipublikasikan Pada : Senin, 05 May 2014, Dibaca : 1370 Kali  

Salah satu tujuan MDG’s yang belum tercapai adalah menurunnya angka kematian ibu. Di dunia masih menjadi suatu tragedi dimana sekitar 800 perempuan meninggal setiap harinya akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, dan sebenarnya 90 % dari komplikasi kehamilan dan persalinan tersebut dapat dihindari. Di Indonesia, perempuan bekerja telah menjadi sebuah kekuatan dimana semakin meningkatnya jumlah pekerja perempuan mencapai angka 43 juta orang dari total pekerja Indonesia 114,02 juta (BPS 2013).

GP2SP

Melalui suatu kemitraan antara MSD, Project hope, Yayasan Kusuma Buana dan Kementerian Kesehatan RI telah terbentuk suatu program MSD for Mothers yang mendukung program pemerintah yaitu Gerakan Pekerja perempuan Sehat dan Produktif. Program ini diinisiasi sejak tahun 2013 dengan mengikutsertakan 5 perusahaan skala menengah dan besar di daerah Kabupaten Subang dan Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Dukungan swasta terhadap GP2SP

Program dengan fokus pekerja perempuan yang bertujuan meningkatkan kesehatan pekerja perempuan yang akan berdampak meningkatkan bisnis melalui menurunnya angka absensi akibat sakit. Penerapan ini dilakukan melalui berbagai sisi antara lain:

  1. segi manajemen berupa komitmen dan perencanaan,
  2. segi tenaga kesehatan di klinik perusahaan dengan meningkatkan kapasitastenaga kesehatan baik dokter maupun tenaga kesehatan sehingga pelayanan yang diberikan bukan hanya kuratif tetapi lebih luas dengan pendekatan pencegahan penakit (preventif) dan peningkatan kesehatan (promotif)
  3. segi pelayanan di luar perusahaan misalnya fasilitas pelayanan primer yang bekerjasama dengan perusahaan melalui sistem rujukan yang baik dan diharapkan dapat ikut serta dalam promosi kesehatan pada pekerja dan keluarganya
  4. Segi karyawan dengan meningkatkan promosi kesehatan sehingga perempuan pekerja lebih memperhatikan kesehatannya, pengetahuan dan perilaku kesehatan juga meningkat.

Dengan adanya program ini dapat dijadikan inisiasi dalam pengembangan kesehatan pekerja perempuan di Indonesia untuk mendapat perhatian lebih dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu dan tercapainya MDG’s kelima.