Laporan Akuntabilitas Kinerja BKTM Makasar

Dipublikasikan Pada : Selasa, 26 May 2015, Dibaca : 915 Kali   Dalam rangka terwujudnya good governance sebagai salah satu prasyarat bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Maka salah satu upaya yang dilakukan adalah menciptakan pelaksanaan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pengelolaan sumber daya di instansi pemerintah dapat dilihat melalui laporan pertanggungjawaban dalam mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi, yang dijalankan sesuai Rencana Strategis Kementerian Kesehatan dan Rencana Aksi Program Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, serta rencana aksi kegiatan BKTM Makassar. Berdasarkan Rencana Aksi kegiatan Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak merupakan bagian dari Rencana Operasional yang termuat dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2010– 2014, disebutkan bahwa Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak merupakan program yang terkait dengan pencapaian target MDGs.Target pertama yaitu menurunkan prevalensi gizi kurang sebesar 15,5% dan gizi buruk sebesar 3,6% pada tahun 2015. Target keempat mengurangi tingkat kematian balita hingga menjadi 32 per 1000 kelahiran hidup dan bayi 23 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Target kelima mengurangi angka kematian ibu hingga mencapai 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015. Dalam mencapai target MDGs di atas, telah dilakukan berbagai upaya intervensi melalui kegiatan yang tertuang dalam Rencana Aksi Kegiatan di Dirjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. Balai kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak LAPORAN KINERJA BALAI KESEHATAN TRADISIONAL MASYARAKAT (BKTM) MAKASSAR TAHUN 2014 2 telah melakukan upaya-upaya yang diharapkan dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap pencapaian target MDGs.