Laporan KInerja Akuntabilitas LKTM Palembang Tahun 2014

Dipublikasikan Pada : Selasa, 26 May 2015, Dibaca : 1082 Kali   Laporan Akuntabilitas Kinerja Loka kesehatan Tradisional Masyarakat tahun 2013 merupakan bentuk perwujudan pertanggungjawaban pelaksanaan program sesuai dengan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI dan Rencana Aksi Program Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak tahun 2010 – 2014, yang secara khusus bermanfaat untuk bahan evaluasi, mengetahui permasalahan-permasalahan dalam pelaksanaan program serta tindak lanjutnya. Pencapaian kinerja Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat tahun 2013 dapat tercapai, mengarah dan sejalan dengan sasaran yang telah ditetapkan. Capaian indikator dari tahun 2011 – tahun 2013 terus memperlihatkan kecenderungan yang meningkat. Secara ringkas hasil pengukuran kinerja dan pengukuran pencapaian sasaran Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat tahun 2013 adalah sebagai berikut : 1. Jumlah Battra yang melakukan pelayanan sesuai standar telah terealisasi 190 Battra atau realisasi sebesar 90,5%. 2. Jumlah puskesmas yang melaksanakan upaya pelayanan kesehatan tradisional alternative dan komplementer telah terealisasi 38 puskesmas atau realisasi sebesar 90,5%. Secara umum, pencapaian indikator kinerja kegiatan Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat termasuk dalam kategori baik yaitu pencapaian kinerja 90,5% dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 2.512.857.328,- (95,0%) dari pagu anggaran semula sebesar Rp. 2.774.771.000,- yang kemudian direvisi menjadi sebesar Rp. 2.645.244.000,-. Capaian kinerja di atas telah dievaluasi guna mendapatkan umpan balik untuk perbaikan kinerja serta memberikan pelajaran guna meningkatkan kinerja dimasa-masa mendatang. Oleh karena itu, sesuai hasil analisis atas capaian kinerja tahun 2013 dirumuskan beberapa langkah penting sebagai strategi pemecahan masalah yang akan dijadikan masukan atau sebagai bahan pertimbangan untuk merumuskan perencanaan tahun yang akan datang yaitu : 1. Mengoptimalkan efisiensi dan efektifitas pemanfaatan sumber daya dan dana melalui melalui berbagai program dan kegiatan yang berorientasi pada output sehingga tujuan dan sasaran dapat tercapai. iii Laporan Akuntabilitas Kinerja Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat Palembang 2. Penetapan tujuan dan sasaran sesuai dengan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI 3. Meningkatkan koordinasi dengan unit Pembina (Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA dan Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional Alternatif dan Komplementer) Diharapkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat Palembang ini dapat dipergunakan sebagai pertanggungjawaban Pelaksanaan Program dan dievaluasi guna mendapatkan umpan balik untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang. (BKTM)