Pemantapan Pengelolaan Keuangan Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2014

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 06 Juni 2014, Dibaca : 1730 Kali   IMG_2193 Sesditjen Bina Gizi dan KIA dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS didampingi Kepala Bagian Keuangan Isti Ratna Ningsih, MA dan Dra. Sri Mulyani, MM Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Sekretariat Bina Gizi dan KIA dalam acara pembukaan "Pemantapan Pengelolaan Keuangan Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2014."

Surabaya—Pada pertemuan Pemantapan Pengelolaan Keuangan Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2014 ini hadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA, dr Kuwat Sri Hudoyo,MKes yang didampingi oleh Kepala Bagian Keuangan, Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Sekretariat Bina Gizi dan KIA. Acara tersebut diawali laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Bagian Keuangan.  Kabag  Keuangan melaporkan kepada Sesditjen “peserta terdiri dari Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi NTB, NTT, KALTIM, SULUT dan SULTENG.

IMG_2214Pelaksanaan BOK yang  sudah memasuki tahun ke-5, jika dilihat dari realisasi penyerapan sudah menunjukkan pencapaian yang baik dan meningkat dari tahun ke tahun. Pada realisasi tahun 2013 telah mencapai 98,45%, dengan pencapaian ini menurut Kabag Keuangan harus diikuti dengan peningkatan efektifitas, efisiensi, dan akuntabilitas pemanfaatan dana BOK. Berdasarkan hasil audit kinerja tahun 2013 pencapaian menurut BPKP belum sabanding dengan persentasi penyerapan dana. Penyerapan dana BOK mencapai 98,45% sedangkan pencapaian kinerja 76,74% dengan kategori pencapain berhasil, sehingga pada tahun 2014 ini  DIRJEN Bina Gizi dan KIA perlu meningkatkan kapasitas SDM pengelolaan keuangan dana BOK agar dana BOK tahun 2014 dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan tata pengelolaan keuangan yang baik, benar dan akuntabel sesuai peraturan dan ketentuan, sehingga pencapaian nilai kinerja tahun 2014  dapat ditingkatkan.

Pemanfaatan pengeloalan BOK ini diikuti oleh sekretariat tingkat Provinsi, seluruh bendahara pengeluaran dan petugas dinas kesehatan kabupaten kota agar pengelolaan keuangan BOK semakin baik dalam mendukung pencapaian kewajaran atas laporan keuangan.

Pak Sesditjen mengatakan acara ini sangat penting dan strategis. Sesdirjen juga menyampaikan permohonan maaf karena Pak Dirjen akan bergabung pada pembukaan acara esok hari, karena beliau sedang menghadiri acara RAKERKESDA Provinsi Jawa Timur di kota Malang. Pak Sesditjen juga menyampaikan peningkatan yang telah mencapai 98,45% harus di tingkatkan lagi secara sunguh-sungguh menjadi 99,99% atau 99,98% karena ini merupakan tahun terakhir dalam artian tahun 201IMG_22125 itu lebih baik.

(Humas Gizi dan KIA)