HAN 2018 : Anak Indonesia GENIUS dan Tumbuh Kembang Optimal

Dipublikasikan Pada : Selasa, 24 Juli 2018, Dibaca : 91 Kali  

Temu Media dalam Rangka Hari Anak Nasional 2018 bersama Direktur Kesehatan Keluarga

Jakarta (24 Juli 2018) - Bertempat di Ruang Media Biro Komunikasi dan Yanmas, hari ini Direktur Kesehatan Keluarga didampingi Kepala Biro Komunikasi dan Yanmas serta Prof. Soedjatmiko mengadakan Temu Media dalam rangka Hari Anak Nasional 2018. Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengangkat tema “Anak Indonesia, Anak GENIUS (Gesit, Empati, beraNI, Unggul, Sehat)” dengan Sub Tema Bidang Kesehatan “Anak Gesit, Empati, beraNI, Unggul, Sehat (GENIUS), Tumbuh Kembang Optimal”.

 

Direktur Kesehatan Keluarga, dr. Eni Gustina menyampaikan rangkaian kegiatan HAN 2018 meliputi publikasi kegiatan melalui media massa, lomba foto, lomba poster, pelaksanaan SDIDTK bagi balita TPA Kemenkes, Bulan pemeriksaan tumbuh kembang balita secara nasional dan seminar sebagai Puncak Peringatan HAN 2018 pada tanggal 31 Juli 2018. Dalam Seminar itu pula akan dilakukan Video Conference di empat lokasi, yaitu  Lampung, Yogyakarta, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan balita secara khusus pelayanan pemeriksaan tumbuh kembang balita.

 

Dalam temu media ini, Prof. Soedjatmiko juga menghimbau agar orangtua memaksimalkan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai pedoman stimulasi tumbuh kembang anak. Stimulasi ini penting dilakukan di masa Periode Emas, yaitu 1000 Hari Pertama Kelahiran, dan sama pentingnya dengan pemenuhan gizi dan nutrisi bagi anak. “Periode Emas dalam menciptakan generasi GENIUS ada di 1000 HPK,” ucap prof. Soedjatmiko. Karenanya orangtua dihimbau untuk terus memantau tumbuh kembang anak dan memberikan stimulus sesuai dengan usianya. Melalui HAN 2018 ini Kemenkes mencanangkan bulan ini sebagai bulan pemantauan tumbuh kembang anak, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petugas kesehatan, keluarga dan masyarakat akan pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang anak. (irn)