Ditjen Bina Gizi & KIA Melakukan Konsolidasi Keuangan Dengan Satker Daerah

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 31 Juli 2015, Dibaca : 984 Kali   Bandung, Pertemuan konsolidasi antar Bagian Keuangan Setditjen Bina Gizi dan KIA  dengan para pengelola  keuangan di masing-masing satuan kerja daerah berlangsung pada Senin lalu di Hotel Haris Conventional Bandung,  yang dihadiri  oleh masing-masing pengeola keuangan kabupaten di  provinsi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan juga provinsi di Papua. Kabag Keuangan & Sesditjen Bina Gizi dan KIA ketika membuka acara pertemuan konsolidasi keuangan di Hotel Haris Conventions Bandung Kabag Keuangan & Sesditjen Bina Gizi dan KIA ketika membuka acara pertemuan konsolidasi keuangan di Hotel Haris Conventions Bandung Pertemuan  terlebih dahulu dibuka dengan pembacaan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Bagian Keuangan,  Isti Ratnaningsih, MA. Tahap ini adalah kelanjutan dari pertemuan konsolidasi yang telah dilaksanakan pada 7-10 Juli 2015 lalu,  yang diikuti oleh provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Bali, DIY dan UPT. Sekretaris Ditjen  Bina Gizi dan KIA, dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS  dalam pengarahannya ketika membuka acara itu menyampaikan bahwa sangat menghargai kinerja yang selama ini dilakukan antar pusat dan daerah hingga bisa mencapai Wajar Tanpa Pengecualian yang diberikan oleh auditor BPK dalam hasil pemeriksaa pelaksanaan pengelolaan keuangan yang pada tahun ini adalah untuk yang kelima kalinya. Kepala Sub.bag.tata Usaha berada diantara para peserta pertemuan konsolidasi Kepala Sub.bag.tata Usaha berada diantara para peserta pertemuan konsolidasi   Ia tambahkan, bahwa pertemuan konslidasi ini adalah yang terakhir, karena pada tahun mendatang segala urusan keuangan daerah dikelola sendiri melalui dana DAK tanpa harus melakukan konsolidisai dengan pusat. Penyelenggaraan pertemuan konsolidasi kali ini, selain melaksanakan review pelaksaaan laporan keuangan dengan inspektorat jenderal juga melakukan penyusunan laporan keuangan tahun 2014 dan umpan balik serta kompilasi laporan keuangan berbasis akrual dengan menggunakan aplikasi Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA ) yang digunakan dalam pengelolaan keuangan di daerah. Sesuai ketentuan pada tahun 2015 keuangan pemerintah sudah harus beralih dari sistem akuntansi berbasis kas menjadi akrual, baik untuk Pemerintah Pusat maupun untuk Pemerintah Daerah, hal ini sesuai dengan amanat PP Nomor 71 Tahun 2010.  Perubahan basis akuntansi dari kas menjadi akrual membawa dampak terhadap perubahan tahapan pencatatan dan jenis laporan keuangan yang dihasilkan. Penerapan sistem ini tentunya menyajikan tantangan baru yang perlu usaha ekstra agar proses penerapannya dapat berjalan dengan baik dalam melancarkan proses peralihannya. Kapala Sub.Bag, Vertansi, ketika menutup acara pertemuan Kapala Sub.Bag, Vertansi, ketika menutup acara pertemuan Pertemuan Konsolidasi laporan keuangan Semester I  untuk satuan kerja  Tugas Pembantuan tahun 2015 yang berlangsung dari tanggal 27-30 Juli 2015 ditutup oleh Kepala Subbag Vertansi, Asmi Salim Latuconsina, SE. (Humas).