Pertemuan Penguatan Puskesmas

Dipublikasikan Pada : Selasa, 14 Oktober 2014, Dibaca : 1174 Kali  

penguatan Pks1

Medan dan Semarang -- Pertemuan Penguatan Puskesmas dalam rangka percepatan penurunan angka kematian Ibu dan Bayi Tahun Anggaran 2014 dilaksanakan pada tanggal 7 – 10 Oktober 2014. Kegiatan yang berlangsung di Medan dan Semarang ini dihadiri oleh Kabupaten/Kota dan Puskesmas terpilih , penanggung jawab program di Propinsi Sumatera Utara serta nara sumber dan Peserta Pusat sebanyak  140 orang dibuka oleh Direktur Jenderal  Bina Gizi dan KIA dr. Anung Sugihantono,MKes. Dalam arahannya dr Anung menyampaikan untuk dapat mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat  dari Hulu sampai Hilir perlu persepsi yang sama, utamanya penguatan aspek manejerial dengan perencanaan Operasional yang matang. “Ini menjadi penting karena pada 5 tahun ke depan, arah pembangunan kesehatan adalah akses masyarakat terhadap yankes yang berkualitas telah mulai mantap. Selanjutnya adalah mutu, yaitu kita tidak hanya memberikan pelayanan kepada orang-orang yang membutuhkan kita, tapi memberikan kepada orang-orang yang menjadi tanggungjawab kita,”tandasnya.   Diharapkan setelah pertemuan ini dapat membawa rencana aksi dan rencana operasional yang pasti bisa dilakukan di wilayah kerja masing-masing (Kab dan puskesmas) karena kewenangan dan sumber daya ada di kabupaten dan puskesmas.

penguatan Pks2

Jumlah ketenagaan di provinsi Sumatera Utara dan Jawa Tengah cukup, namun distribusinya yang tidak merata. Masih ada Kabupaten/Kota yang tidak punya tenaga spesialis terutama spesialis anak dan kebidanan di Provinsi Sumut. Perlunya penguatan terhadap puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan terutama tentang manajemerial, memandirikan masyarakat dan DKP/UKM. Program – program Dit Bina Kes Ibu, Dit Bina Kesehatan Anak,  Dit Gizi, Bina Upaya Kesehatan Dasar, P2PL, Imunisasi  serta Penguatan BOK sebagai gambaran diskusi untuk menyusun langkah–langkah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam menurunkanAngka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKB) di Puskesmas dan Kab/Kota, dipaparkan oleh narasumber terkait . Kesepakatan dan mekanisme antara Kementerian Kesehatan dengan Dinas Kesehatan Propinsi, Kabupaten Kota dan Puskesmas dalam memfasilitasi bimbingan teknis dan monitoring terhadap rencana operasional merupakan hasil dari diskusi kelompok.(Humas)