Giliran Palembang

Dipublikasikan Pada : Rabu, 15 Oktober 2014, Dibaca : 1080 Kali  

Palembang 15/10-- Ditengah maraknya kabut asap yang menghujani wilayah sumatera selatan dan sekitarnya, Palembang mendapat giliran menyelenggarakan rangkain pertemuan penguatan Program Bina Gizi dan KIA untuk pencapaian target MDGs  di 9 Provinsi

Direktur Bia Gizi, Ir.Doddy Izwardy, MA ketika membuka acara Direktur Bia Gizi, Ir.Doddy Izwardy, MA ketika membuka acara

Pertemuan di Palembang ini merupakan lanjutan dari seluruh rangkaian pertemuan di 9 provinsi masing-masing  provinsi Sumatera Utara, Jawa Barat,  Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan  yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengeloa program GIzi dan KIA di Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten kota/ dan Puskesmas untuk memfokuskan percepatan pencapaian target MDG 4 dan 5 yaitu meningkatkan Kesehatan Anak dan Ibu dalam percepatan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Hal yang diharapkan dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan kinerja

Direktur Bina Gizi, Ir.Doddy Izwardy, MA ketika membacakan pidato Dirjen Bina Gizi & KIA Direktur Bina Gizi, Ir.Doddy Izwardy, MA ketika membacakan pidato Dirjen Bina Gizi & KIA

pengelola program Gizi KIA di Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan Puskesmas dalam upaya penurunan AKI dan AKB dengan mampu untuk mengidentifikasi masalah dan  menyusun alternatif pemecahan masalah dengan menggunakan intervensi yang efektif dari sumber daya yang ada di daerah dan pada akhir pertemuan ini dapat  menghasilkan rekomendasi/kesepakatan dalam upaya penurunan AKI dan AKB

Acara yang dibuka oleh Direktur Bina Gizi, Ir.Doddy Izwardy, MA dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 14 s/d 17 Oktober 2014 bertempat di Hotel Ariesta Palembang dengan dihadiri oleh peserta dari 3 provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta dan Sumatera Selatan, masing-masing terdiri dari Penanggung jawab perencanaan, penanggungjawab program Kesehatan Ibu dan Anak, program Gizi juga program P2PL di provinsi dan kabupaten ditambah peserta dari puskesmas terpilih.

 

 

@fey-