Generasi Cinta Sehat, Siap Membangun Negeri.

Dipublikasikan Pada : Kamis, 12 November 2015, Dibaca : 1515 Kali  

IMG_5960

Jakarta (12/11) -  Seluruh pegawai di lingkungan Ditjen Bina Gizi Dan KIA bersama unit eselon lain di jajaan Kementerian Kesehatan pagi ini, Kamis (12/11) memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51 tahun 2015, yang dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K). Tahun ini, HKN ke-51 mengusung tema Indonesia Cinta Sehat: Generasi Cinta Sehat, Siap Membangun Negeri. “Generasi cinta sehat adalah kita semua. Bangsa Indonesia dari berbagai usia, bayi, Balita, anak, remaja, dewasa dan Lansia turut serta dalam pembangunan kesehatan. Oleh karenanya, perlu mengingatkan kembali bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional untuk dapat mencapai layanan kesehatan yang kuat” Ujar Menkes dihadapan para peserta upacara. Pada kesempatan itu juga, Menkes menyatakan Kemenkes berkomitmen untuk mewujudkan kualitas Hidup Manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan. Hal tersebut dituangkan dalam prioritas Pembangunan Kesehatan periode 2015 – 2019 melalui Program Indonesia Sehat dengan 3 pilar. Pilar Pertama ialah: Paradigma Sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan kesehatan, penguatan promotif, preventif dan pemberdayaan masyarakat; Pilar Kedua: Penguatan pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan pendekatan continuum of care, intervensi berbasis risiko kesehatan dan pilar ketiga: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Kartu Indonesia Sehat, dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan benefit serta kendali mutu dan kendali biaya.

IMG_5935

Upaya tersebut, jelas Menkes difokuskan pada empat program prioritas yaitu: percepatan penurunan kematian ibu dan kematian bayi, perbaikan gizi khususnya stunting, di samping juga memperhatikan penurunan prevalensi penyakit akibat infeksi dan pencegahan penyakit tidak menular melalui perubahan perilaku keluarga, dan masyarakat khususnya dalam pengenalan diri terhadap risiko penyakit.