Deklarasi Dan Kongres FOKKI Di Jakarta

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 21 November 2014, Dibaca : 1173 Kali  

Menkes RI ketika memberikan sambutan pada kongres FOKKI di Jakarta Menkes RI ketika memberikan sambutan pada kongres FOKKI di Jakarta

Jakarta--Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga bekerjasama dengan Federasi Organisasi Kesehatan Kerja Indnesia (FOKKI) dalam rangka penguatan profesi di bidang kesehatan kerja menyelenggarakan Deklarasi dan Kongres FOKKI yang dirangkai dengan 8 Th Indonesian Occupational MedicineUpdate 2014 di Puri Agung Hotel Sahid Jaya Jakarta pada Sabtu (15/11/2104) lalu.

Pertemuan ilmiah ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari organisasi profesi yang tergabung dalam FOKKI, meliputi Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia (IDKI), Persatuan Dokter Spesialis Okupasi Indonesia (PERDOKI), Persatuan Dokter Spesialis Kelautan (PERDOKLA), Persatuan Dokter Sepesialis Penerbangan Indonesia (PERDOPSI), Perhimpunan Profesional Manajemen Kesehatan Kerja Indonesia (PPMKKI) dan Persatuan Perawat Kesehatan Kerja Indonesia (Perkesja).

Acara yang dibuka oleh Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek SpM (K) akan berlangsung selama dua hari, Dalam sambutannya ketika membuka acara itu, Menkeskes RI mengatakan, “Penanganan masalah kesehatan kerja perlu dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dalam upaya kesehatan secara menyeluruh. Diperlukan berbagai sumberdaya untuk dapat melaksanakan program dan kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan pekerja.SDM yang kompeten dan tersebar secara merata diperlukan dalam mengimplentasikan berbagai kebijakan

dan program tersebut”

Lebih lanjut kata Menkes, peran serta profesi terutama profesi yang berkaitan dengan kesehatan kerja diharapkan dapat secara aktif ikut andil dalam menjalankan kebijakan dan

progam tersebut dan terintegrasi dengan pemerintah. Diharapkan dapat terjalin suatu hubungan kerjasama yang erat antara pemerintah dengan organisasi profesi dalam menjalankan

Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek SpM (K) ketika membuka Kongres FOKKI di Jakarta Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek SpM (K) ketika membuka Kongres FOKKI di Jakarta

tugasnya, dan dapat menghindari dampak negatif yang sudah ataupun yang akan timbul.

Peran segenap tenaga atau profesi di bidang kesehatan kerja sangat strategis dalam pembangunan bidang kesehatan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif.

“Cukup banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan yang dapat saya kelompokkan dalam tiga komponen dasar yaitu regulasi, penguatan layanan kesehatan dan pemberdayaan

masyarakat. Untuk itu kontribusi tenaga kesehatan kerja, organisasi profesi, federasi, akademisi, praktisi, para mahasiswa peminat di bidang kesehatan kerja sangat diharapkan” ujar Menkes.

Dalam acara ini, 2 Kementerian menjadi Keynote speaker yakni Kementerian Kesehatan dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, selain itu diisi dengan simposium dengan

tema terkait dengan isue isue terkait dengan kesehatan kerja seperti : Era BPJS Ketenagakerjaan 2015, Hidrasi pada pekerja, kajian ilmiah kelaikan kerja, kembali kerja, penilaian kecacatan serta penerapannya di tempat kerja, serta surveilans medik kesehatan kerja. Temu ilmiah itu sangat berperan dalam mendukung pembangunan kesehatan khususnya terkait dengan kesehatan pekerja

Sebagai puncak acara pada pertemuan dilakukan pelantikan para pengurus profesi di bidang kesehatan kerja yang telah terbentuk saat ini, dua diantaranya PPMKKI dan Perkesja merupakan kepengurusan pertama di Indonesia dan difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan.