Dirjen Bina Gizi Dan KIA Hadiri Malam Penghargaan HKN Emas ke 50

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 28 November 2014, Dibaca : 1197 Kali   Dirjen Bina Gizi dan KIA berada diantara para Pejabat Kemenkes lainnya. Dirjen Bina Gizi dan KIA berada diantara para Pejabat Kemenkes lainnya.

Jakarta—Dengan stelan celana hitam dibalut kemeja batik lengan panjang, Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA, dr.Anung Sugihantono,M.Kes nampak hadir bersama para pejabat eseleon lainnya di Kementerian Kesehatan pada malam penganugerahan penghargaan kepada instansi maupun tenaga kesehatan atas dukungannya dalam pembangunan kesehatan.

Acara yang diselenggaraka  di Aula Siwabessy, Gedung Kemenkes Jakarta

Menkes RI ketika memberi sambutan pada malam penganugerahan pengharagaan kesehatan Menkes RI ketika memberi sambutan pada malam penganugerahan pengharagaan kesehatan

Selasa malam (26/11/2014),  masih satu rangkaian dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Emas ke 50.

Penganugerahan pengharagaan yang diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Prof.DR.dr.Nila Farid Meoloek Sp.M(K) itu,selain kepada institusi dan tenaga kesehatan berprestasi, juga sekaligus untuk  memberikan Apresiasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kepada kabupaten/kota yang telah berhasil 100% Stop buang air besar sembarangan di provinsi Jawa Timut, masing-masing penghargaan diberikan kepada 1)Kota Madiun, 2)Kabupaten Pacitan, 3)Ngawi, dan 4)Kabupaten Magetan.

Sementara itu, Puskesmas berprestasi dengan kategori untuk perkotaan,

penghargaan diraih oleh 1)Puskesmas Densel IV Kota Denpasar, Bali, 2)Puskesams Bontan Utara I Kota Bontang, Kalimantan Timur, dan 3)Puskesmas Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Puskesams dengan kategori pedesaan, diraih oleh 1)Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, 2)Puskesmas Dewan II Kabupaten Klungkung, Bali, dan 3) Puskesmas Bongo Nol Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Menkes RI ketika menganugerahakan kepada salah satu peraih penghargaan kesehatan Menkes RI ketika menganugerahakan kepada salah satu peraih penghargaan kesehatan

Untuk kategori Puskesmas terpencil, diraih oleh 1)Puskesmas Batu Kambing, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, 2)Puskesmas Muara Kedang Kabupaten Kutai Barat, dan 3)Puskesams Bongo II Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Masih pada acara yang sama, Menkes juga menganugerahkan Pengharagaan kepada rumah sakit  yang memiliki upaya kuat dalam promosi kesehatan, masing-masing diberikan kepada 1)RSUP.Dr.Sardjito, Yogjakarta, 2) RSUP Sanglah, Bali, dan 3)RSUP. Dr.Ciptomangunkusumo, Jakarta.@fey-