PKRS Tidak Sekedar Pemasaran dan Kehumasan

Dipublikasikan Pada : Kamis, 29 November 2018, Dibaca : 506 Kali  

Jakarta - Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH dalam pleno hari ke 2 Konas PKRS ke 4 memaparkan mengenai Kebijakan dan Strategi PKRS dengan judul “Reorientasi Pelayanan Kesehatah yang Bermutu dan Berkeadilan”.

 

Reorientasi pelayanan kesehatan RS yang berbasis Promosi Kesehatan seyogyanya dijalankan dengan menerapkan strategi implementasi Promosi Kesehatan : (1) Pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan partisipasi dan kemandirian masyarakat dalam berperilaku hidup sehat dan mencegah risiko terjadinya penyakit, (2) Advokasi kesehatan guna memperoleh komitmen para pembuat kebijakan yang mendukung kesehatan dan (3) Kemitraan dengan segenap pemangku kepentingan yang didasari prinsip kesetaraan, keterbukaaan dan saling menguntungkan.

 

"Promosi Kesehatan Rumah Sakit harus diposisikan sebagai bagian penting dalam proses penyembuhan pasien dan upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan  di RS" imbuh dr. Kirana.

 

Kementerian Kesehatan telah mengelurakan Peraturan Menteri Kesehatan No. 44 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Promosi Kesehatan Rumah Sakit, hal ini tentunya mendorong semua Rumah Sakit wajib menyelenggarakan PKRS melalui organisasi PKRS yang dibentuk sesuai dengan kelas RS. Tidak ada lagi RS yang menganggap bahwa penyelenggaraan PKRS ini serupa dengan pemasaran rumah sakit ataupun bagian dari kegiatan kehumasan.

 

Diharapkan rumah sakit sebagai promotor kesehatan akan menjembatani kebutuhan pasien selama di rawat dengan ketika kembali ke masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap RS, serta mendukung proses perubahan perilaku dan lingkungan berdasarkan kebutuhan pasien.

 

Rumah sakit yang melakukan promosi kesehatan akan tumbuh dan berkembang, peka, cepat tanggap (pro aktif) terhadap perubahan prioritas masalah kesehatan. PKRS sebagai bentuk implementasi kesehatan masyarakat di RS sebagai fasiitas pelayanan kesehatan. (bgs)