GERMAS Menjadi Pendekatan Multi Sektoral Dalam Upata Promotif Preventif

Dipublikasikan Pada : Rabu, 27 November 2019, Dibaca : 90 Kali  

Bandung - Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan Pertemuan Penguatan Kegiatan Prioritas Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Pusat dan Daerah Tahun 2019 di Bandung, 25-28 November 2019. Dikuti seitar 600 peserta dari 34 Provinsi, 155 kab/Kota, Lintas Sektor, Bappeda dan Lintas Program.

 

Permasalahan pembangunan kesehatan di Indonesia yang dihadapi saat ini adalah masih tingginya angka kematian ibu dan anak, semakin kompleksnya masalah gizi termasuk stunting, masih tingginya angka kematian yang diakibatkan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta permasalahan kesehatan jiwa yang semakin besar dan menimbulkan beban kesehatan yang cukup signifikan.

 

Permasalahan tersebut di atas disebabkan masih minimnya upaya promotif preventif terhadap program prioritas yang seharusnya mendapat perhatian lebih untuk melaksanakan intervensi promosi kesehatan.  Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular, tidak menular maupun pencegahan stunting. “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” (GERMAS) merupakan salah satu upaya promotif-preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor.

 

Sebagai payung hukum pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat baik di tingkat nasional maupun daerah, telah dikeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

 

Kegiatan Gerakan masyarakat hidup sehat telah dilakukan dalam bentuk advokasi, sosialisasi, penggerakan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, penyebarluasan informasi dan lain sebagainya baik di tingkat pusat maupun daerah.  Salah satu upaya dalam mendukung Germas di daerah adalah adanya regulasi/kebijakan yang mendukung germas. Sejak tahun 2017 hingga saat ini telah terbit 333 regulasi terkait Germas, dari 31 Provinsi dan 216 Kabupaten/Kota

 

"Program GERMAS harus sampai kepada masyarakat, sehingga tujuan akhirnya adalah perubahan perilaku untuk hidup sehat" ujar Dirjen Kesmas

 

Pada Pertemuan ini diharapkan peran Kepala Daerah dan Pimpinan OPD dapat dioptimalkan, mulai dari:

  1. Meningkatkan koordinasi sinergisme pusat dan daerah serta kabupaten/kota dalam menerapkan kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
  2. Meningkatkan kapasitas SDM promosi kesehatan dalam percepatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
  3. Menjaga konsistensi dan kontinuitas pencapaian indicator kinerja Promosi Kesehatan tahun 2020 - 2024