Dirgahayu Korps Pegawai Republik Indonesia ke 44 : Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti

Dipublikasikan Pada : Senin, 30 November 2015, Dibaca : 1660 Kali  

IMG_7679

(Jakarta, 30/11) – Dalam rangka memperingati Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 44 yang jatuh pada tanggal 29 November 2015, Kementerian Kesehatan RI menggelar upacara peringatan HUT KORPRI yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara Kemenkes RI hari ini, tanggal 30 November 2015. Dalam sambutan Presiden RI yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, Presiden RI menghimbau seluruh anggota KORPRI menyadari baik dan buruknya pelayanan pemerintahan kepada masyarakat ada pada tangan para anggota KORPRI. “Pengharapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik juga sangat besar, oleh karena itu ASN dituntut untuk mampu melayani dengan cepat, mudah, terjangkau dan terukur,” ungkap Ibu Menkes.

Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini, pemerintah sudah melakukan berbagai perbaikan diantaranya mendorong transformasi fundamental ekonomi Indonesia, akselerasi pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastrukutr transportasi, mewujudkan swasemabada pangan serta meningkatkan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Melalui momentum HUT KORPRI ini, Presiden meminta seluruh anggota KORPRI untuk memperhatikan lima amanat, yaitu:

  1. Melakukan percepatan reformasi birokrasi di seluruh bidang. Upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu ke hilir. ASN harus mampu menciptakan birokrasi yang efektif dan efisien, akuntabel, bersih, memiliki jiwa melayani bukan dilayani, serta memberikan pelayanan publik kepada masyarakat yang berkualitas.
  2. Membangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, ASN yang memiliki etos kerja, berjiwa gotong royong serta mau membongkar pola pikir dan mentalitas lama yang negatif. Anggota KORPRI harus memiliki integritas untuk mengembalikan jatidiri KORPRI sebagai abdi negara.
  3. Siapkan diri menuju birokrasi yang dinamis danresponsif terhadap perkembangan jaman. ASN harus memastikan masyarakat untuk mendapat pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat atas seluruh kerumitan birokrasi.
  4. Menjaga netralitas anggota KORPRI pada pesta demokrasi khususnya Pemilu Kepala Daerah yang akan digelar pada akhir tahun ini dengan tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye pada Pemilukada. “Anggota KORPRI harus tetap fokus pada tugas dan fungsinya sehingga dapat memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat tanpa ada diskriminasi pada siapapun juga,” tambah Menkes.
  5. Menjadi motor penggerak produktifitas Nasional dan daya saing bangsa. Menkes mengatakan, “Saat ini kita telah memasuki era baru dalam persaingan yang bukan lagi antar daerah, antar kota ataupun antar provinsi, tetapi sudah memasuki persaingan antar negara, oleh karena itu saya mengharapkan anggota KORPRI untuk mengakselerasi daya saing bangsa.” Menkes juga menambahkan, “Kita harus yakin bahwa bangsa kita mampu berkompetensi di era kompetensi regional dan global.”

 

Pada kesempatan ini, Presiden yang diwakili oleh Menkes menghimbau agar Anggota KORPRI terus meningkatkan kinerja, mendorong eifisiensi dan memperkuat sinergi agar pelayanan publik semakin baik, agar daya saing bangsa semakin tinggi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masy indonesia serta penguatan posisi Indonesia dimata dunia. Dnegan upaya tersebut, diharapkan kita dapat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian yang berlandaskan gotong royong. Dirgahayu Korps Pegawai Republik Indonesia ke 44, Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti. (humas)