FORUM KOMUNIKASI ANTARA PUSAT DAN DAERAH

Dipublikasikan Pada : Senin, 01 Desember 2014, Dibaca : 1582 Kali  

clarity1

Bandung-November 2014. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan melakukan Konsolidasi Pengelolaan Data Program Bina Gizi dan KIA Pusat dan Daerah, yang dilaksanakan pada tanggal 27 s.d 29 November 2014. Kegiatan yang berlangsung di  di Hotel Clarity Bandung, dihadiri oleh  para penanggung jawab program dan para pengelola data  Dinas Kesehatan Propinsi di 34 Propinsi dan Kabupaten Kota di 3 Kabupaten terpilih, Para Kepala Sub Bag TU dan Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA dibuka oleh Sesditjen Bina Gizi dan KIA dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS. Kegiatan ini bertujuan untuk Konsolidasi antara pengelola program dan pengelola data Pusat dan Daerah dalam melakukan proses verifikasi dan validasi data melalui Aplikasi Komunikasi Data Gizi dan KIA Terintergrasi. Serta penyampaian data sasaran tahun 2015, yang akan digunakan bersama baik oleh program ibu, anak, gizi serta lintas program terkait (dalam hal ini program Imunisasi). Dalam sambutannya  Dr. Kuwat menyampaikan bahwa permasalahan kita adalah adanya perbedaan data antara Pusat, Propinsi dan Kabupaten. Kedepan Pimpinan akan melakukan kontrak kerja dengan Daerah dengan melakukan pembinaan ke Propinsi minimal 2x dalam setahun, Propinsi wajib melakukan pembinaan minimal 3 puskesmas setahun dan pembinaan dilakukan secara integrasi antara program ibu, anak dan gizi.

clarity2

Selain itu dr Kuwat berpesan bahwa data yang diminta melalui program ditingkat Pusat kepada Daerah, dipastikan data tersebut dikerjakan, ada pencatatan  dan pelaporannya, agar data yang dikumpulkan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menyulitkan daerah dalam penyediaan datanya. Diakhir arahannya beliau menyampaikan  bahwa forum ini merupakan forum komunikasi antara Pusat dan Daerah, guna mencari solusi dan membangun hal-hal yang inovasi di tahun 2015 agar lebih efisien dan efektif. Perhitungan CBR(Crude Birth Rate) tingkat propinsi dan tingkat kabupaten/ kota berdasarkan data dari BPS disampaikan oleh Dr. Indra Murty Surbakti, MA.dari Biro Pusat Statistik sebagai narasumber, selain itu Pusat Data dan Informasi Dr. Vensya Sitohang menyampaikan kedudukan dan gambaran masalah Sistem Informasi Kesehatan (SIK) meliputi data informasi, indikator, prosedur, perangkat teknologi dan sumber daya manusia yang saling berkaitan dan dikelola secara terpadu.

clarity3

Acara dilanjutkan forum panel dan diskusi tentang pelaksanaan program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak yang dibawakan  oleh perwakilan dari masing-masing Direktorat. Pertemuan diakhiri Desk entry Data Online melalui Aplikasi Komunikasi Data Gizi dan KIA Terintegrasi oleh seluruh peserta daerah dan didampingi oleh tim Teknis dari masing-masing Program guna menyamakan data yang ada antar data di Pusat dan di Daerah. Sedangkan tim dari teknis pengoperasian Aplikasi, peserta daerah didampingi oleh tim   Pr-humas