Dirjen Kesmas Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 Di Kemenkes

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 22 Desember 2017, Dibaca : 308 Kali  

Dirjen Kesmas, dr.Anung Sugihantono, M.Kes ketika mempin upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 di Kemenkes Jakarta

JAKARTA--Puncak Peringatan Hari Ibu ke 89 Tahun 2017 di Kementerian Kesehatan Jakarta dilaksanakan dalam bentuk upacara, yang diselenggarakan di halaman gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta pada Rabu pagi (22/12).

 

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas), dr.Anung Sugihantono, M.Kes yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta anggota Dharma Wanita di Kementerian Kesehatan.

 

Peringatan kali ini mengangkat tema nasional 'Perempuan Berdaya, Indonesia Berjaya'.  Dalam memimpin upacara tersebut, Dirjen Kesmas membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise. Dalam amanatnya mengatakan, Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dirjen Kesmas ketika membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise pada upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 di pelataran gedung Kemnkes Jakarta

Tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Peristiwa ini sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya, baik di dalam dan luar negeri.

 

“Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur”, kata Dirjen Anung.

 

Lebih jauh, peringatan Hari Ibu juga membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang terdorong untuk selalu menghargai hak haknya sebagai perempuan Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas kehidupan secara mandiri.

Nampak para peserta upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 di Kementerian Kesehatan Jakarta

Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama, sebagai sumberdaya pembangunan sebagaimana target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional jangka menengah dan jangka panjang maupun tujuan- tujuan pembangunan berkelanjutan sampai tahun 2030.

 

“Atas dasar inilah, Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017 mengangkat tema ’Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”, terang dr.Anung.

 

Pada penghujung sambutannya, dr.Anung mengajak semua perempuan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.

 

“Selamat Hari Ibu ke-89 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta”, ucap Dirjen Anung dalam menutup kata sambutannya.-(fey)-.