‘Gratifikasi’, Bukan Sekedar Paham Tapi Harus Menjadi Komitmen Bersama

Dipublikasikan Pada : Kamis, 31 Desember 2015, Dibaca : 1208 Kali  

Slide1

JAKARTA--Pada hari ini kita mempunyai kesempatan untuk melakukan acara sosialisasi yang bukan hanya sekedar menjadi konteks pemahaman namun lebih ke arah sebuah komitmen dan aplikasi yang harus kita lakukan bersama, demikian Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA, dr.Anung Sugiantono, M.Kes, mengawali kata sambutannya di hadapan seluruh pegawai di lingkungan Ditjen Bina Gizi dan KIA pada acara Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan di Aula Siwabessy, gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Rabu (30/12) kemarin.

Penyelenggaraan kegiatan sosialisasi pengendalian gratifikasi itu merupakan rangkaian dari suatu proses dalam  menjaga dan mempertahankan integritas baik secara pribadi maupun institusi.

Slide2

Pada beberapa waktu lalu Ditjen Bina Gizi dan KIA sudah berhasil mendapatkan WTP, untuk mempertahankan predikat yang telah dicapainya itu salah satunya dengan melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi, agar seluruh pegawai Ditjen Bina Gizi dan KIA tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Lebih jauh Dirjen Anung sampaikan bahwa pengendalian gratifikasi itu telah diatur di dalam Peraturan Menteri Kesehatan, dengan demikian seluruh pegawai dianggap telah mengetahui  dan tentunya dituntut untuk melaksanakan Peraturan Menteri tersebut.

“Sekali lagi, pertemuan ini bukan hanya untuk sekedar mengetahui tentang pengendalian gratifikasi, namun lebih ke arah untuk menuju komitmen kita bersama”, tegas Dirjen Anung menutup kata sambutannya.

Pertemuan Sosialisasi gratifikasi bertujuan agar setiap pegawai negeri di lingkungan Ditjen Bina dan KIA mengerti dan memahami mengenai tentang pengendalian Gratifikasi dan bagaimana cara melaporkan setiap menerima Gratifikasi kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai nara sumber dalam pertemuan itu adalah Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kemenkes, Drg.SR.Mustikawati, M.Kes. yang pada kesempatan itu mengajak seluruh peserta acara sosialisasi untuk meneriakan “Yel.., yel... anti gratifikasi..” –(fey)-