Ayo Cuci Tangan Pakai Sabun, Tangan Yang Bersih Menyelamatkan Nyawa Dari Ancaman Covid 19

Dipublikasikan Pada : Jum'at, 16 Oktober 2020, Dibaca : 155 Kali  

Jakarta - Kementerian Kesehatan RI melaksanakan Webinar Kampanye Nasional Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia pada Kamis (15/10). Webinar ini digelar dengan dua serial yang disiarkan secara virtual melalui Zoom dan Youtube.

 

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dr.Kirana Pritasari,MQIH dalam sambutannya mengatakan, kampanye nasional kali ini berupa Seruan Aksi Nasional dengan mengusung tema “Tangan Bersih untuk Semua” dengan tujuan mengidentifikasi tantangan dan kendala dalam implementasi regulasi terkait promosi/fasilitasi CTPS di Ruang Lingkup Kerja Kementerian, para Mitra/Vendor dan para Pemangku Kepentingan.

 

Berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan Hari Cuci Tangan Nasional Sedunia tahun ini hadir ditengah pandemi Covid-19 yang menjadi pengingat kuat bahwa salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19 ini dengan melakukan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun.

 

Menteri Kementerian Kesehatan Indonesia, Terawan Agus Putranto juga meminta Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun di Daerahnya masing-masing.

 

“Tangan yang bersih menyelamatkan nyawa dari ancaman Covid-19 dan penyakit menular lainnya,” Ujar Pak Terawan.

 

Semua pihak yang berwenang mempromosikan perubahan perilaku dan praktik bersih melalui kampanye cuci tangan pakai sabun secara berkelanjutan.

 

Sejumlah menteri yang ikut berpartisipasi dalam Seruan Aksi Nasional “Tangan Bersih untuk Semua” antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Agama Fahcrul Razi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

 

Para menteri mengajak semua pemangku kepentingan di kantor kementerian dan juga mitra pembangunan serta pengambil keputusan untuk membantu kampanye cuci tangan pakai sabun di ruang lingkup kerja masing-masing.

 

CTPS merupakan pilar kedua dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dimana STBM mencakup 5 pilar prilaku hygiene sanitasi yaitu

  1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS);
  2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS);
  3. Pengamanan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMRT);
  4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT)
  5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT)

 

Setengah dari populasi (49,8%) berusia ≥10 tahun di Indonesia yang mempraktikkan perilaku cuci tangan yang benar. Provinsi Papua mencatat angka akses terendah sebesar 35%, diikuti oleh Nusa Tenggara Timur sebesar 52% dan Aceh sebesar 64%. Bahkan ibu kota Jakarta yang menjadi salah satu episentrum wabah COVID-19 hanya mencatat 73% akses.

 

“Kami mengajak para Pemangku Kepentingan baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menyerukan aksi yang sama serta berkomitmen menyusun regulasi yang mendukung aksi Cuci Tangan Pakai Sabun ini. Pekerjaan dan tugas ini bukan hanya milik pemerintah saja sangat perlu didukung oleh kemitraan, Pemerintah dan Lembang Non Pemerintah, termasuk Swasta untuk dapat menyiapkan sarana dan prasarana CTPS hingga akasi ini bukan hanya ceremonial tahunan tetapi menjadi aksi terus menerus untuk kesejahteraan bersama”. Ujar Kirana